Guru dan tenaga pendidikan lainya dalam melakukan tugas pembelajaran ternyata perlu memiliki pengetahuan psikologi. karena psikologi mempersoalkan aktivitas manusia, baik yang dapat diamati maupun tidak diamati, secara umum aktivitas-aktivitas dan penghayatan itu tidak dapat dicari hukum-hukum psikologi yang mendasarinya. Bagi para pendidik penting sekali mengetahui hukum-hukum tersebut sehingga dengan demikian dapat membantu guru lainya untuk memahami tingkah laku belajar anak didiknya akan memberi penjelasan bahwa anak sedang dalam keadaan belajar dengan biak atau tidak, pemahaman ini akan dapat mengukur kemamapuan belajar dan kemampuan menerima materi pelajaran bagi para siswanya.
Sebagaimana dijelaskan sebelumnya bahwa, psikologi sebagai ilmu pengetahuan masih muda usianya, tentu psikologi pendidikan lebih muda lagi, artinya psikologi pendidikan masih menghadapi berbagai problematika dan perkembangan sebagai suatu ilmu pengetahuan, dalam perkembanganya ini masih banyak hal-hal yang dapat dilengkapi sebagai ilmu pengetahuan yang dinmis. Namun pada prinsipnya psikologi pendidikan merupakan alat yang cukup penting untuk memahami tingkah laku belajar anak. Dalam hal ini setiap guru harus senantiasa memahami dan mengikuti perkembangan psikologi pendidikan, karena dengan modal ini para guru dapat tertolong memahami pertumbuhan dan perkembangan belajar peserta didiknya sesuai potensi yang dimiliki masing-masing. Psikologi pendidikan ini sebagai alat bagi guru untuk menegendalikan dirinya, dan juga memberi bantuan belajar kepada peserta didik dalam kegiatan pembelajaran.
Ruang lingkup psikologi pendidikan menurut Good dan Broopy ( 1997 ) adalah sebagai berikut:
Hubungan antara psikologi dengan guru
Manajemen kelas : Perkembangan dan sosialisasi anak kepemimpinan dan
dinamika kelompok, modelling, reward, punishment, extinction. Hasil –
hasil penelitian manajemen kelas, persiapan dan pelaksanaan pengajaran
yang baik.
Mengurai masalah belajar : pengertian, prinsip, perbedaan individu
dalam belajar, model dan desain belajar dan prinsip pengajaran
Pertumbuhan dan perkembangan dalam pendidikan : Prinsop dalam
perkembangan fisik, kognitif, sosial dan kepribadian, kreativitas dan
aplikasinya dalam pendidikan
Motivasi : Pengertian, teori dan aplikasinya dalam pendidikan
Evaluasi dalam belajar : pengertian, macam, cara menyusun, prosedur
penilaian, monitoring kemajuan siswa, validiras dan realibilitas
penggunaan statistik dalam pengolahan hasil tes
Begitu banyak hal yang harus dipelajari seorang guru dalam melakukan proyek
siswa. Kemampuan keilmuan seorang guru sangat berbanding lurus dengan
hasil output siswa. Guru yang tidak bermutu akan menghasilkan siswa
tidak bermutu. Saya masih ingat obrolan saya dengan seorang teman (waktu
itu ia masih siswa STM di Jakarta timur), ia mengaku bahwa gurunyalah
yang mengajakan bahwa harga diri sekolah harus dipertahankan termasuk
menguasai “jalur” sehingga jika ada siswa dari STM lain yang mencoba
merendahkan maka mereka harus dilawan bahkan menggunakan benda tajam
sekalipun.
Fenomena ini adalah sebuah puncak gunung es dimana masih begitu
banyak guru yang tidak mengerti akan ilmu psikolog pendidikan.
Terjadinya pelecehan seksual maupun penganiayaan, yang terjadi (kasus
Kepala Sekolah alazhar Sumatra) harus menjadi barometer fakta
dilapangan. Dengan mempelajari psikologi pendidikan dapat diambil
beberapa cakupan sehingga gutu t dak hanya melihat proses belajar hanya
menjadi satu-satunya tujuan karena ada banyak ranah yang harus diketahui
guru.
Daftar Pustaka : Thanthowi, A. (1993). Psikologi Pendidikan. Bandung: Angkasa
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
Nama : Poppy Rachmatika Azhari
Nim : 118620600188
Falkutas: FKIP/PGSD