Rabu, 15 Januari 2014

Pentingnya Pengetahuan Psikologi Pendidikan bagi Guru

       

                 Guru dan tenaga pendidikan lainya dalam melakukan tugas pembelajaran ternyata perlu memiliki pengetahuan psikologi. karena psikologi mempersoalkan aktivitas manusia, baik yang dapat diamati maupun tidak diamati, secara umum aktivitas-aktivitas dan penghayatan itu tidak dapat dicari hukum-hukum psikologi yang mendasarinya. Bagi para pendidik penting sekali mengetahui hukum-hukum tersebut sehingga dengan demikian dapat membantu guru lainya untuk memahami tingkah laku belajar anak didiknya akan memberi penjelasan bahwa anak sedang dalam keadaan belajar dengan biak atau tidak, pemahaman ini akan dapat mengukur kemamapuan belajar dan kemampuan menerima materi pelajaran bagi para siswanya.

                 Sebagaimana dijelaskan sebelumnya bahwa, psikologi sebagai  ilmu pengetahuan masih muda usianya, tentu psikologi pendidikan lebih muda lagi, artinya psikologi pendidikan masih menghadapi berbagai problematika dan perkembangan sebagai suatu ilmu pengetahuan, dalam perkembanganya ini masih banyak hal-hal yang dapat dilengkapi sebagai ilmu pengetahuan yang dinmis. Namun pada prinsipnya psikologi pendidikan merupakan alat yang cukup penting untuk memahami tingkah laku belajar anak. Dalam hal ini setiap guru harus senantiasa memahami dan mengikuti perkembangan psikologi pendidikan, karena dengan modal ini para guru dapat tertolong memahami pertumbuhan dan perkembangan belajar peserta didiknya sesuai potensi yang dimiliki masing-masing. Psikologi pendidikan ini sebagai alat bagi guru untuk menegendalikan dirinya, dan juga memberi bantuan belajar kepada peserta didik dalam kegiatan pembelajaran.

Ruang lingkup psikologi pendidikan menurut Good dan Broopy ( 1997 ) adalah sebagai berikut:

  • Hubungan antara psikologi dengan guru

  • Manajemen kelas : Perkembangan dan sosialisasi anak kepemimpinan dan dinamika kelompok, modelling, reward, punishment, extinction. Hasil – hasil penelitian manajemen kelas, persiapan dan pelaksanaan pengajaran yang baik.

  • Mengurai masalah belajar : pengertian, prinsip, perbedaan individu dalam belajar, model dan desain belajar dan prinsip pengajaran

  • Pertumbuhan dan perkembangan dalam pendidikan : Prinsop dalam perkembangan fisik, kognitif, sosial dan kepribadian, kreativitas dan aplikasinya dalam pendidikan

  • Motivasi : Pengertian, teori dan aplikasinya dalam pendidikan

  • Evaluasi dalam belajar : pengertian, macam, cara menyusun, prosedur penilaian, monitoring kemajuan siswa, validiras dan realibilitas penggunaan statistik dalam pengolahan hasil tes

Begitu banyak hal yang harus dipelajari seorang guru dalam melakukan proyek siswa. Kemampuan keilmuan seorang guru sangat berbanding lurus dengan hasil output siswa. Guru yang tidak bermutu akan menghasilkan siswa tidak bermutu. Saya masih ingat obrolan saya dengan seorang teman (waktu itu ia masih siswa STM di Jakarta timur), ia mengaku bahwa gurunyalah yang mengajakan bahwa harga diri sekolah harus dipertahankan termasuk menguasai “jalur” sehingga jika ada siswa dari STM lain yang mencoba merendahkan maka mereka harus dilawan bahkan menggunakan benda tajam sekalipun.

Fenomena ini adalah sebuah puncak gunung es dimana masih begitu banyak guru yang tidak mengerti akan ilmu  psikolog pendidikan. Terjadinya pelecehan seksual  maupun penganiayaan,  yang terjadi (kasus Kepala Sekolah alazhar Sumatra) harus menjadi barometer fakta dilapangan.  Dengan mempelajari psikologi pendidikan dapat diambil beberapa cakupan sehingga gutu t dak hanya melihat proses belajar hanya menjadi satu-satunya tujuan karena ada banyak ranah yang harus diketahui guru.

 

Daftar Pustaka : Thanthowi, A. (1993). Psikologi Pendidikan. Bandung: Angkasa

 

 

Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Nama     : Poppy Rachmatika Azhari

Nim        : 118620600188

Falkutas: FKIP/PGSD

Tidak ada komentar:

Posting Komentar